Senin, 26 Oktober 2015

ABG Ajak Kencan Lewat FB, Dibeli HP Sudah Bisa Diapain Aja




Praktik prostitusi yang melibatkan pelajar di Bangka Belitung makin memprihatinkan. Gadis- gadis muda yang rata-rata di bawah umur ini tidak lagi menjajakan diri melalui mucikari. Berdasarkan penelusuran Bangka Pos Group, mereka kini lebih berani bermain sendiri menawarkan pelayanan kepuasan melalui media sosial.

WARTAWAN Bangka Pos Group berhasil mewancarai seorang pria, yang mengaku pelanggan dari seorang gadis sebut saja namanya Melli.

Pelajar Sekolah Menengah Atas di wilayah Bangka-Belitung ini mencari pelanggan melalui Facebook. Dirinya mencoba mengundang pertemanan secara acak kepada kaum lelaki.

Jika diterima, Melli lalu mengirim pesan lewat inbox, meminta nomor telepon atau pun PIB BB. Ada beberapa yang meladeni dengan mengirim nomor kontak dan PIN BB. Sesekali Melli mencoba mengajak ketemu, atau pun minta dibeliin sesuatu.

BACA : WANITA AKAN MENGGELEPAR JIKA PRIA LAKUKAN JURUS INI

Barang-barang yang sering menjadi permintaan adalah handphone terbaru, pakaian, tas dan sepatu serta perlengkapan kosmetik.

Kadang-kadang ia meminta biaya untuk memanjakan diri di salon kecantikan.




Dan setelah itu Melli siap diperlakukan sesuka hati pria yang telah memenuhi permintaanya itu.

Salah seorang pelanggan Melli, mengisahkan beberapa bulan lalu, saat malam hari dirinya mendapatkan undangan pertemanan dari Melli.

Setelah diterima, Melli langsung mengirim pesan inbox minta nomor kontak dan PIN BB.

"Saya sudah curiga. Selang dua hari, basa basi dia ajak ketemu dan makan, lalu ajak karaoke. Anaknya ternyata masih pelajar SMA. Kadang minta dibeliin baju, handphone terbaru, minta mau rebonding rambut, beli tas. Sekarang mereka yang agresif," ungkap nara sumber Bangka Pos Group, Jumat (23/10).

Sang narasumber mengisahkan, dirinya pernah mengajak ketemu siang hari, tetapi Melli menolaknya dengan alasan siang hari dia masih sekolah.

"Katanya, kalau sering bolos, sering absen nanti dicurigai dan diminta menghadap guru Konseling, makanya hanya bisa bebas sore atau malam hari," ungkap sang narasumber.

"Sesekali karoke hanya berdua, tetapi kadang dia bawa juga dengan teman-temannya, sehingga dapat kenalan dan langganan baru."


Ketua P2H2P (Perlindungan dan Pemberdayaan Hak-Hak Perempuan) Babel di Pangkalpinang, Zubaidah, mengakui bahwa Bangka Belitung sudah masuk kategori "lampu kuning" prostitusi pelajar tingkat SMP, SMA dan Mahasiswi. Hal ini menurut Zubaidah dapat terlihat dari data banyaknya kasus prostitusi pelajar yang terungkap di wilayah hukum Bangka Belitung, tidak terhitung yang tidak terungkap.

"Kita belum lampu merah, tetapi sudah lampu kuning prostitusi pelajar. Ini harus jadi perhatian serius semua pihak terlebih para orang tua," tegas Zubaidah.

Zubaidah mengakui bahwa pihak P2H2P Babel sudah menerima ratusan pelajar yang "curhat" karena mereka terlibat prostusi. Akan tetapi mereka tidak berani untuk terbuka kepada orangtua dan pihak sekolah karena takut akan dikeluarkan dari sekolah.

"Umumnya karena faktor ekonomi dan pola hidup mewah. Lokasi transaksinya beraneka, kontrakan, penginapan-penginapan murah, kos-kosan, tempat sepi, pantai-pantai yang sepi. Kita coba memberikan pendampingan dan pembinaan, berkomunikasi dengan orangtuanya secara diam-diam, untuk mengarahkan, mencegah agar mereka tidak terlibat terlalu jauh, merusak aktivitas belajarnya dan merusak masa depan," kata Zubaidah.

Menurut, Zubaidah, Pemberantasan pekerja seks komersial (PSK) pelajar tingkat SMP, SMA dan mahasiswi terkendala rasa malu dari para pelaku untuk menyelamatkan harga diri keluarganya.

(BACA JUGA : SENIMAN INI MENGAKU PUNYA TATO WAJAH PRESIDEN DI KEMALUANYA)

"Anak-anak PSK pelajar yang masih di bawah umur merasa malu. Mereka tidak berani dan takut menjadi saksi untuk mengetahui lebih jauh siapa-siapa saja pihak-pihak yang terlibat. Sehingga, masalah ini sulit dicarikan penyelesaiannya secara hukum," ujar Zubaidah.
Zubaidah mengimbau orangtua agar memproteksi sejak dini cara anak-anak bergaul dan harus mencurigai anak-anak yang mempunyai barang-barang mewah, sebab modus yang sering dilakukan para mucikari adalah menawarkan hidup mewah dan memberikan banyak uang.

Sering Absen, Pihak Sekolah Ke Rumah.
Share This

Contact Us

So you think we’re the right folks for the job? Please get in touch with us, we promise we won't bite!



Designed By Seo Blogger Templates Published.. Blogger Templates