Rabu, 05 Agustus 2015

Bunda, Hati-hati Ya Beli Sepatu Buat si Kecil


JAJARAN sepatu mungil yang lucu-lucu buat si kecil, pasti bikin gemas bagi siapa pun yang memandang. Namun bagi para bunda, hati-hati ya sebelum membelinya. Sebab jika bahan sepatu tidak diperhatikan atau ukurannya tidak pas, si kecil bisa mengalami iritasi blister.

Blister menimbulkan benjolan berisi cairan dan membuat permukaan kulit menjadi kemerahan. Kondisi tersebut terjadi saat kaki mengalami gesekan yang terlalu sering dengan alas kaki yang sempit. Akibatnya, aktivitas anak pun bisa terganggu.

"Blister di kaki anak tentu menyakitkan. Apalagi kalau anaknya giat beraktivitas," jelas dr Anggitadewi SpOT dilansir Jawa Pos (Grup JPNN.com).

Dokter yang akrab disapa Anggi itu menuturkan, bunda sering memilih sepatu anak berdasar modelnya yang imut. Bahkan, ada yang tergoda untuk membelikan si kecil sepatu berujung lancip.

"Jika dibiarkan terus-menerus, bukan hanya risiko terkena iritasi blister. Tapi juga dapat memengaruhi bentuk tulang kaki anak. Sebab, tulang anak-anak masih dalam masa pertumbuhan,’’ papar spesialis ortopedi dan traumatologi tersebut.

Anggi pun meminta bunda agar sangat memperhatikan ukuran sepatu sebelum membelinya. Kalau perlu, sepatu bisa dicoba beberapa kali agar benar-benar pas. Jangan sampai terlalu kecil atau modelnya membuat kulit tertekan.

Bahan sepatu pun tidak boleh luput dari perhatian. Alumnus FK Unair itu menyatakan, sepatu yang baik adalah yang solnya empuk dan memiliki bounce effect. Maksudnya, memiliki efek memantul.

’’Cocok untuk anak-anak yang aktif bergerak. Sehingga dapat merangsang otot kaki,’’ ujarnya. Selain itu, pastikan bahan memungkinkan terjadinya sirkulasi udara pada kaki.

Anggi juga tidak menyarankan bunda untuk memakaikan high heels pada anak. Sebab, sepatu cantik itu dapat memengaruhi keseimbangan kaki. Ketika mengenakan sepatu berhak tinggi, kaki harus lebih sering bertumpu pada otot paha. Jika hal itu berlangsung terus-menerus, bakal memicu nyeri atau keseleo.

Dalam jangka waktu lebih lama, high heels juga bisa berdampak pada tulang punggung belakang. Tulang punggung belakang bisa berubah bengkok ke depan sehingga postur anak menjadi bungkuk.

"Tulang anak-anak sangat lentur. Jika pembentukan dari awal sudah salah, bisa memengaruhi bentuk tulangnya,’’ papar dr Anggi.

Ganti-ganti model sepatu juga tidak boleh sembarangan. Namun, hanya mengenakan satu jenis sepatu pun tidak baik. Memakaikan model yang itu-itu saja dapat memengaruhi tulang dan otot-otot di sekitarnya. Karena itu, Anggi menyarankan agar memadu padankan sepatu pada si kecil.

"Kalau bisa, model sepatunya bervariasi. Supaya kaki tidak bertumpu pada otot tertentu yang menimbulkan ketidaknyamanan,’’ kata dr Anggi.
Share This

Contact Us

So you think we’re the right folks for the job? Please get in touch with us, we promise we won't bite!



Designed By Seo Blogger Templates Published.. Blogger Templates