Senin, 20 Juli 2015

Ternyata Nyamuk Lebih Suka Golongan Darah dan Aroma Parfum ini


Di musim kemarau seperti sekarang bukan hanya cuaca panas yang membuat kita merasa tidak nyaman, tapi juga nyamuk yang banyak berkeliaran.

Gigitan nyamuk memang sungguh menyebalkan, belum lagi kalau ternyata nyamuk tersebut adalah nyamuk pembawa virus demam berdarah.

Ada beberapa mitos seputar perilaku nyamuk yang masih dipercaya, misalnya memakai parfum bisa menarik nyamuk, atau nyamuk lebih suka dengan orang bergolongan darah tertentu.

Pisahkan mitos dari fakta dengan membaca penjelasan dari Joseph Conlon dari Asosiasi Pengendalian Nyamuk Amerika berikut ini.

- Setiap nyamuk pasti menggigit

Salah. Hanya nyamuk betina yang menggigit karena ia butuh darah untuk protein dan energi dalam memproduksi telur. Nyamuk jantan mencari makan dari nektar bunga.

Ada juga nyamuk yang tidak menggigit manusia sama sekali karena ia menyasar burung, reptil, dan mamalia lain.


- Nyamuk tertarik pada wangi parfum

Benar. Nyamuk memang mencari nektar bunga sebagai sumber nutrisi gula.

Jadi menurut Conlon mungkin saja saat kita memakai parfum dengan aroma bunga yang dominan akan menarik nyamuk untuk menggigit.

Bila Anda tak mau jadi sasaran nyamuk, sebaiknya hindari wangi bunga mawar, lavender, atau gardenia.

- Nyamuk lebih suka orang yang banyak makan manis

Salah. Memang benar ada orang yang secara alami lebih menarik bagi nyamuk, sehingga banyak yang mengira itu karena darah mereka lebih berasa.

Faktanya, mungkin hal itu karena aromanya.


Nyamuk menyukai aroma tertentu dari kulit, kehangatan, kelembaban, asam laktat, karbon dioksida, dan faktor lain yang belum dikenali.

"Ketertarikan nyamuk ditentukan oleh aroma seseorang, bukan hanya faktor tunggal. Seperti halnya anjing mendeteksi aroma individual seseorang, demikian pula halnya dengan nyamuk," kata Conlon.

- Nyamuk menyukai orang dengan golongan darah tertentu

Benar. Penelitian menunjukkan, orang dengan golongan darah O cenderung disukai nyamuk.

Tapi hanya yang porsi dari golongan O itu yang disekresi oleh molekul tertentu melalui air liur, keringat, dan lendir.

- Ibu hamil lebih sering digigit nyamuk

Benar. Penelitian menunjukkan nyamuk cenderung menggigit ibu hamil.
Ini bukan karena volume darah calon ibu meningkat sampai 50 persen selama kehamilan, tapi karena ibu hamil memproduksi panas dan karbon dioksida.
Share This

Contact Us

So you think we’re the right folks for the job? Please get in touch with us, we promise we won't bite!



Designed By Seo Blogger Templates Published.. Blogger Templates