Sabtu, 11 Juli 2015

Awas, Jangan Minum Teh Sesuka Hati, Perhatikan 6 Hal Ini


Kebiasaan minum teh terus dipertahankan karena teh mengandung manfaat yang luar biasa untuk tubuh. Namun, tidak berarti dibolehkan minum teh sesuka hati. Ada rambu-rambu penting terkait minuman anti oksidan ini. Apa saja?

Tidak meminum bersamaan ketika minum obat

Ketika Anda sakit dan meminum obat tertentu, sebaiknya hindari minum teh karena ketika teh diminum bersamaan dengan obat akan menimbulkan reaksi yang bisa merugikan kesehatan.

Penggunaan obat juga tidak akan maksimal karena terhambat oleh teh.

Mengkonsumsi teh dan obat dalam waktu bersamaan akan memberikan efek samping membahayakan.

Hati-hati kebiasaan minum teh setelah makan

Nah, ini dia kesalahan yang sering dilakukan oleh sebagian besar masyarakat kita.


Entah dari mana dan seperti apa asal usulnya, ketika makan maka belum lengkap tanpa teh. Padahal ini sangat merugikan.

Kita makan untuk memberikan nutrisi bagi tubuh agar tubuh tidak kekurangan vitamin.

Tapi dengan meminum teh langsung setelah makan yang ada malah penyerapan zat besi jadi terganggu.

Hindari dehidrasi ketika berpuasa

Ketika berpuasa kita juga sering mendengar anjuran dari orang-orang terdekat untuk minum teh ketika sahur dan berbuka, ternyata hal ini sangat tidak dianjurkan oleh pakar kesehatan. Teh mengandung kafein yang bisa menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi.

Minum teh sebelum makan

Apakah Anda sering disediakan minuman teh pagi hari oleh orang tua atau isteri Anda? Jika iya, sebaiknya mulailah berterus terang dan merubah kebiasaan ini.


Anjuran ini sangat ditekankan terutama kepada mereka yang menderita asam lambung.

Minum teh sebelum makan justru akan memperparah asam lambung karena teh bisa meningkatkan jumlah asam lambung. Sebaiknya, makanlah nasi atau roti terlebih dahulu.

Beberapa jam setelah itu baru disusul oleh teh.

Tidak dianjurkan sebelum tidur

Mungkin Anda sering susah tidur dan gelisah tidak menentu di malam hari. Banyak faktor yang menyebabkan masalah ini terlebih masalah psikologi.

Namun, kebiasaan minum teh ternyata juga bisa menjadi pemicunya karenamengandung kafein.

Dalam keadaan sakit


Meminum teh harus lebih diperhatikan terutama bagi penderita mag, mereka yang mengalami masalah ginjal, sedang demam, penyakit jantung, gangguan pencernaan dan mereka yang sedang mengalami anemia.

Meminum teh bisa memperburuk keadaan tubuh. Begitu juga dengan perempuan hamil dan menyusui.
Share This

Contact Us

So you think we’re the right folks for the job? Please get in touch with us, we promise we won't bite!



Designed By Seo Blogger Templates Published.. Blogger Templates